UMY Gelar Pelatihan Peer Support dan Keterampilan Konseling untuk Menurunkan Kecemasan bagi Mahasiswa di Vietnam

Uncategorized

Dr. Fitriah M.Suud, M.Ag
Dosen Program Studi S3 Psikolgi Pendidikan Islam UMY

Menurunkan Kecemasan Mahasiswa di Vietnam, Dosen UMY Gelar Kegiatan Peer Support and Counseling Skills Training
Tim pengabdian masyarakat yang dipimpin oleh Dr. Firiah M. Suud, M.Ag., dosen Program Studi S3 Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan program pengabdian internasional bertajuk “Peer Support and Counseling Skills Training to Enhance Empathy and Communication Competence for Reducing Anxiety among University Students in Vietnam” di Yersin University of Dalat (29/11/25), Vietnam.

Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan peer support, empati, active listening, dan keterampilan konseling dasar untuk membantu mengurangi kecemasan mahasiswa di lingkungan kampus. Kegiatan pengabdian ini turut melibatkan mitra dan beberapa kolaborator dalam dan luar negeri diantaranya, Tran Thien Nhan, M.A dan Son Chau Ngoc, M.A. dari Yersin University, Nguyen Tan Khang, M.A. dari Viet Nam National University Ho Chi Minh City, Dr. Mirawati, M.Psi dari Universitas Potensi Utama. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Program Doktor Psikologi Pendidikan Islam, Niken Setyaningrum, M.Kep sebagai anggota tim.

Dr. Fitriah menjelaskan bahwa mahasiswa perlu memiliki kemampuan komunikasi empatik agar mampu menjadi pendamping sebaya bagi temannya. “Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan empati, keterampilan komunikasi, dan kompetensi dasar konseling agar mahasiswa dapat memberikan dukungan kepada teman sebaya yang mengalami kecemasan,” ujarnya.

Pelatihan dilaksanakan dalam 2 sesi. Sesi Empathy and Active Listening dalam Peer Support yang bertujuan membangun pemahaman peserta tentang konsep peer support serta melatih keterampilan empati dan active listening mahasiswa. Dalam kegiatan ini peserta berlatih aktivitas Empathy Walk dan role play yang ditutup dengan refleksi individu untuk memperkuat kesadaran diri dan rencana pengembangan keterampilan mendengarkan. Sesi 2 adalah Basic Counseling Skills & Mild Crisis Response yang berfokus pada penguatan keterampilan konseling dasar dan kemampuan merespons krisis ringan secara aman. Peserta melakukan simulasi percakapan konseling dan latihan menangani situasi emosional menggunakan pendekatan Acknowledge Be Present Connect. Kegiatan diakhiri dengan penyusunan alur rujukan bantuan profesional serta refleksi akhir untuk memperkuat pemahaman dan komitmen peserta dalam menerapkan keterampilan peer support.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui dukungan Direktorat Riset dan Pengabdian Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Program ini sekaligus menunjukkan peran UMY sebagai kampus berdampak di tingkat internasional.

Melalui kegiatan pengabdian ini diharapkan mahasiswa dapat meningkatkan empati, kompetensi komunikasi, dan kemampuan memberikan dukungan psikologis dasar bagi mahasiswa melalui dukungan teman sebaya dan pelatihan keterampilan konseling, sehingga dapat mengurangi kecemasan baik kecemasan akademik maupun kecemasan non akademik. Selain itu, mahasiswa juga dapat memiliki pengetahuan dalam kondisi bagaimana teman mahasiswanya harus dirujuk ke tenaga profesional.
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *